facebook twitter instagram pinterest bloglovin

BERITA LIVE

  • Home
  • INFOTAINMENT
  • GAYA HIDUP
  • SPORT
  • POLITIK

Berita Akurat  - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membenarkan sekarang ini tengah diadakan rapat Badan Musyawarah (Bamus). Rapat itu kata Fahri, guna membahas surat penguduran diri Setya Novanto dan penunjukan Aziz Syamsuddin sebagai penggantinya.

"Surat masuk. Surat pengunduran diri kemudian surat penunjukan," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/12).

Dalam rapat itu baru ada tiga pimpinan yang hadir. Mulai dari Fadli Zon, Fahri Hamzah dan juga Taufik Kurniawan sedangkan Agus Hermanto masih dalam perjalanan menuju Jakarta.

Fahri juga membenarkan bahwa surat pengunduran diri Novanto baru diterima pagi ini oleh biro pimpinan. Namun dia tidak bisa memastikan terkait siapa yang mengantarkan surat tersebut.

"Saya, saya enggak tahu saya kan tugasnya Wakil ketua DPR bukan terima surat," tandasnya.

Diketahui dalam rapat Bamus hadir juga Aziz Syamsuddin untuk membahas pergantian Ketua DPR. Terlihat juga beberapa perwakilan fraksi yang berencana hadir dalam rapat Bamus tersebut.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Berita Akurat - Dua mobil jenis Toyota Avanza dan Toyota Kijang terlibat kecelakaan di Tol Cawang arah Cikampek, Senin (11/12) sekira pukul 05.20 WIB. 13 orang luka akibat insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, kecelakaan itu berawal saat mobil Avanza melaju dari Cikampek ke Jakarta oleng dan menabrak pembatas jalan. Dugaan sementara mobil itu oleng hingga menabrak varietas pembatas jalan yang berada di tengah lantaran sang sopir mengantuk.

"Kemudian pindah jalur masuk ke jalur A dan bersamaan dengan itu bertabrakan dengan Toyota Kijang ini yang melaju dari Grogol arah Cikampek," kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (11/12)

Menurut Argo, mobil Avanza tersebut berhenti pada posisi lajur 1 mengarah barat dengan posisi normal. Sementara mobil Kijang menabrak pagar seng yang berada di bahu jalan.

Jumlah korban sementara dilaporkan 13 orang. Para korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

"Infonya di Rumah Sakit UKI ya," pungkasnya.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat - Korea Utara mengecam tindakan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Kim Jong Un menyebut Trump seorang 'Dotard'. Trump dianggap mengambil tindakan sembrono dan jahat.

"Mengingat fakta bahwa 'dotard' yakni penyakit jiwa, tindakan Trump ini tidak mengejutkan," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korut seperti dikutip oleh kantor berita KCNA Korea Utara.

"Tapi langkah ini jelas menunjukkan ke seluruh dunia, perusak perdamaian dan keamanan dunia, sampah masyarakat dan jahat di mata masyarakat internasional," kata Kim seperti dilansir dari Straits Times, Minggu (10/12).

Pernyataan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan Amerika Serikat dari Tel Aviv memicu kemarahan.

Menurut pernyataan KCNA terbaru, Korea Utara mengecam keras langkah AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Mereka menyatakan dukungan dan solidaritas yang kuat bagi rakyat Palestina dan Arab yang berjuang untuk mendapatkan hak-hak yang sah.

"AS akan dimintai pertanggungjawaban atas semua konsekuensi dari tindakan nakal dan jahat ini," tambahny
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat -  Penemuan benda diduga bom terbungkus kain putih di sekitaran Pantai Taluak, Nagari Kambang Barat, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dievakuasi. Polisi mengamankan benda pada Sabtu (9/12) malam sekitar pukul 23.15 WIB.

"Dalam proses evakuasi dalam keadaan aman dan lancar. Semua baik-baik saja," ujar Kapolsek Lengayang, AKP Arnanda Putra pada merdeka.com, Minggu (10/12).

Dia menjelaskan, benda tersebut ternyata bukan bom. Tetapi, semacam alat atau media untuk pesugihan dalam melakukan ritual.

"Setelah dicek ternyata benda yang ditemukan di TKP merupakan 'apel jin' (nama pesugian). Kegunaannya sebagai penglaris usaha, di antaranya dengan pemanggilan jin dan lainnya untuk memenuhi yang diharapkan," jelasnya.

Menurutnya, benda bertulisan lafaz huruf Arab tersebut diamankan di Mapolsek Lengayang. "Sebenarnya kita juga curiga juga dari awal. Sebab, saksi yang pertama kali mengangkatnya tidak terjadi apa-apa. Untuk lebih pastinya kita akan bawa barang bukti ke Mapolres," pungkasnya.

Penemuan benda yang diduga bom sekitar pukul 08.30 WIB, sempat memancing rasa penasaran warga. Warga yang tidak sengaja melihat ada benda tersebut langsung melapor ke kepala kampung setempat dan meminta polisi mengamankannya.

"Yang menemukan pemilik tanah yang berjarak sekitar 25 meter dari rumahnya. Dengan adanya benda itu, dia langsung melaporkan ke kepala kampung," kata Pengurus Pemuda Kampung Lakuak, Eri Syafrianto.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat - Nama Airlangga Hartanto paling kencang digadang-gadang menjadi ketum umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto. Trah Cendana, Siti Hediati Haryadi atau Titiek Soeharto juga siap maju memimpin partai beringin.

Muncul kekhawatiran Titiek akan membawa Golkar seperti era Orde Baru. Menanggapi isu itu Airlangga meyakini Golkar tak akan dibawa mundur seperti era Soeharto.

"Golkar itu sudah menjadi Partai Golkar pasca-reformasi. Jadi tentu Partai Golkar sekarang mengutamakan hal-hal sesudah reformasi dan Partai Golkar menjadi rujukan partai untuk menjalankan proses demokrasi tersebut," ujar dia di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (10/13).

Hal sama pun diutarakan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia. Dengan munculnya Titiek dalam bursa calon ketum malah membuka ruang kader muda memperlajari kebesaran kepemimpinan Soeharto. Dia menilai hal ini harus disambut positif.

"Saya kira tidak. Itu positif, karena kita begini, bangsa ini kita sebagai anak muda mesti belajar banyak dari kepemimpinan sebelumnya," ucap dia.

Kekhawatiran kembali ke masa lampau, kata Doli, tidak perlu dipusingkan. Sebab, dari segi zaman saja sudah berubah dan berbeda. Ia hanya melihat maksud Titiek adalah mengembalikan Golkar ke masa jayanya.

"Semangatnya dalam mengembalikan partai Golkar seperti dulu masa jayanya. Tentu situasinya dulu dengan sekarang kan tidak bisa disamakan. Langkah atau program atau teknisnya tidak bisa disamakan. Eranya sudah berbeda," tandasnya.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
.

Berita Akurat- Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto siap bersaing dengan kandidat kuat Airlangga Hartanto memperebutkan kursi ketua umum Partai Golkar. Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono, mengatakan Titiek merupakan kader terbaik yang dimiliki partai berlambang pohon beringin itu.

Namun ia hanya mengingatkan agar Titiek maju jangan hanya karena nama besar orangtuanya. Roem mengungkapkan saat ini Partai Golkar adalah partai yang terbuka untuk siapa saja.

"Tapi pada prinsipnya kami semua hargai tokoh-tokoh Golkar. Kedua, Golkar sekarang bukan parpol punya bapaknya (Titiek Soeharto) atau parpol punya keluarganya, tapi kami di sini adalah partai yang terbuka dan siapa pun boleh saja ya. Saya juga pengen maju sebenarnya tapi kan ya ada pertimbangan," katanya di kediaman Agung Laksono Jalan Cipinang Cempedak II No 23, Jakarta Timur, Minggu (10/12).

Namun, dia bersama Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Ade Komarudin dan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Agung Laksono tetap sepakat mendukung Airlangga Hartanto maju sebagai ketua umum menggantikan Setya Novanto.

"Bukan berarti tak unggulkan Mba Titiek, tapi kami inginkan demokrasi terbaik. Saya kira kami harap siapa pun yang terpilih ya kami tetapkan satu, sebab ketum itu cuma satu ya, maka kami pilih Airlangga Hartanto," ujarnya.

Agung mengatakan perlu sosok baru yang mampu meningkatkan elektabilitas partai. Sosok yang tepat itu, menurut Agung, adalah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

"Semua baik, Mba Titiek, Aziz dan lain-lain, tapi sekarang dalam hadapi situasi berat sangat berat dan kami selesaikan penurunan elektabilitas, penurunan-penurunan lain yang harus dikendalikan. Maka Golkar perlu sosok paling pas dan yang paling pas ya Airlangga Hartanto," pungkas Agung
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Berita Akurat - Marsekal Hadi Tjahjanto resmi menjabat sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Beberapa harapan dan tantangan pun akan dijalani Hadi. Khususnya di tahun politik pada 2018 nanti.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko pun berpesan kepada Hadi agar bisa menjaga TNI sehingga tidak bisa dipengaruhi siapa pun dan bersikap netral dalam pesta demokrasi.

"Satu poin yang pernah saya lakukan pada waktu itu, dan memberikan pernyataan politik negara. Saya katakan bahwa TNI tidak bisa dipengaruhi dan tidak mau dipengaruhi oleh siapa pun," kata Moeldoko melalui sambungan telephone ketika diskusi di Restoran Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (9/12).

"Ini sangat clear. Kalau bisa dijalankan dengan baik maka Pak Hadi akan bisa menghadapi tahun-tahun politik," tambah dia.

Moeldoko juga berharap Hadi bisa tegas menyatakan bahwa TNI bersikap netral. Maka, prajurit dapat mencontohnya.

"Saya pikir perlu (tegas). Karena pesan ke dalamnya, prajurit kalian jangan mau dipengaruhi siapa pun. Pesan ke luarnya begitu, jangan coba-coba pengaruhi saya karena prajurit saya tidak akan bisa dipengaruhi. Dari atas sampe bawah," harap Moeldoko.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat -  Jenderal Gatot Nurmantyo resmi menyerahkan tongkat komando ke Marsekal Hadi Tjahjanto. Upacara penyerahan tongkat komando digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12).

Pantauan merdeka.com di lokasi, upacara dimulai sekitar pukul 09.05 Wib. Baik Jenderal Gatot dan Marsekal Hadi berada di atas podium.

Seluruh prajurit TNI baik angkatan darat, laut dan udara berbaris rapih di lapangan Mabes TNI. Setelah pembacaan keputusan Presiden, Gatot menyerahkan panji-panji TNI kepada Hadi.

"Memberhentikan dengan hormat Jenderal Gatot Nurmantyo sebagi Panglima TNI disertai ucapan terima kasih atas jasa-jasanya pada Republik Indonesia. Kedua, menetapkan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI," ujar pembawa acara upacara.

Resminya serah terima jabatan pucuk pimpinan TNI ditandai oleh delapan pesawat jet tempur milik TNI AU yang mengudara di langit. Lima di antaranya membentuk formasi.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan, penanaman pohon sejak 2014 hingga 2016 telah terealisasi pada lahan seluas 4,20 juta hektare. Penanaman dilakukan terutama di lahan kering.

"Kegiatan realisasi sejak 2014-2016 pada lahan 4,20 juta hektare, sehingga 24 juta hektare lahan kritis akan berkurang," katanya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (9/12).

Lebih lanjut, dia mengatakan, untuk memastikan pohon-pohon yang ditanam tersebut tumbuh, maka akan dilakukan survei pada 2018. Dalam upaya penanaman pohon tersebut, melibatkan semua pihak, seperti TNI, Polri, siswa, masyarakat, aktivis dan lainnya.

Sepanjang 2014-2016 tersebut telah ditanam sebanyak 2,731 juta batang pohon atau 5.463 hektare realisasi penanaman. Pada puncak HMPI 2017 ditanam sebanyak 45 ribu bibit pohon dil ahan seluas 15 hektare.

"Penanaman pohon akan melibatkan 3.000 petani dan nantinya akan dikelola oleh koperasi," jelas Siti.

Pohon yang ditanam antara lain jati, akasia, jambu-jambuan dan jamblang. Setiap pohon akan menggunakan barcode yang berisi info koordinat dan nama pohon.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita akurat -  Dari hasil pengamatan melalui penginderaan jauh satelit didapati jika di tengah kawah Gunung Agung terjadi pertumbuhan lava. Lava yang terus bertumbuh itu merepresentasikan adanya dorongan dari magma di dalam perut gunung setinggi 3.142 mdpl tersebut.

Hal itu diterangkan Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kamil Syahbana, Rabu (6/12) malam. Ia menjelaskan jika saat ini magma di tengah kawah semakin naik menyembul ke atas.

"Dari deformasi yang sekarang teramati dari satelit bahwa di tengah kawah ini ada semacam pertumbuhan yang terus berlangsung. Artinya masih ada terus pertumbuhan lava baru," ujar Devy di Pos Pengamatan Gunung Api Agung di Desa Rendang, Karangasem, Bali.

Dia melanjutkan bahwa sisi kawah terlihat agak mengembang. Meski tak terlalu signifikan, namun Devy menyebut hal itu terjadi karena guncangan gempa low frekuensi yang meningkat beberapa hari belakangan.

"Gempa low frekuensi sendiri mengindikasikan adanya aliran fluida magma ke permukaan kawah Gunung Agung. Itu (gempa low frekuensi) seperti memompa," ucapnya.

Hanya saja, kata Devy, mengenai kawah yang semakin menyembul dan melebar bagian sisinya itu tak bisa dihitung seberapa diameternya.

"Tidak bisa kita ukur. Itu indikasi karena dia sedang dipompa fluida magmanya," imbuhnya.

Jika hal itu terus terjadi, kata dia, akan berakibat pada terjadinya pemecahan dan berdampak pada letusan. "Kalau itu terus terjadi dia bisa pecah, meletus seperti balon yang terus dipompa melebihi kapasitasnya," pungkas Devy.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat -  Indonesia dan Selandia Baru menyepakati The 6th Bilateral Working Group (BWG) pada 11 April 2017 lalu. Isi pembahasannya adalah penanggulangan kejahatan lintas negara. Salah satunya adalah kasus perdagangan manusia yang kini memiliki fenomena baru.

"Ada fenomena baru dari pelaku perdagangan manusia. Saat ini lebih cenderung sebagai Migran Ekonomi," kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto di Markas Kepolisian Selandia Baru di Wellington dikutip dari Antara, Rabu (6/12).

Wakil Kepala Kepolisian Selandia Baru Mike Clement memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepolisian Republik Indonesia atas capaian kerjasama dalam penanganan penyelundupan manusia (people smuggling).

"Kami (Selandia Baru) memiliki permasalahan yang sama untuk penyelundupan manusia, dan kami berterima kasih atas kerjasama yang telah dilakukan bersama kedua negara," kata Clement.

Ari Dono menambahkan, pola baru terus dilakukan oleh penyelundup manusia. Salah satunya pada 9 Agustus 2017 silam.

"Saat itu, kapal berbendera Srilanka terdampar di laut Nias Utara," ungkap Ari Dono.

Dari hasil pemeriksaan Satgas People Smuggling Bareskrim Polri diketahui, kapal penumpang berkewarganegaraan Srilanka menuju ke Selandia Baru yang diorganisir oleh penyelundup dari Srilanka.

Pada 26 Oktober 2017, sebanyak 41 orang asal Vietnam rencananya akan diselundupkan ke Selandia Baru. Tapi kemudian, kapal yang mengangkut terdampar di pulau Tablolong NTT. Kasus itu saat ini masih dalam proses penyidikan.

Clement menambahkan, Selandia Baru menetapkan penyelundupan manusia adalah tindakan kriminal. "Tertangkap langsung dipenjara. Meskipun lolos, pastinya akan sulit mendapatkan status kewarganegaraan," kata Clement.

Ari Dono melanjutkan, koordinasi Indonesia dan Selandia Baru harus segera ditingkatkan utamanya intensifitas dan koordinasi

"Selain itu, kurangnya personil. Serta intensifitas koordinasi antara Indonesia dengan Selandia Baru. Semuanya mesti segera diharmonisasi. Untuk penyegeraan pengungkapan para pelaku perdagangan manusia," tambah Ari Dono.

Ari Dono memastikan, hasil pertemuan itu akan menjadi sinyal positif memberantas salah satu kejahatan HAM ini.

"Indonesia dan Selandia Baru sepakat meningkatkan upaya pendeteksian terkait para sindikat yang beroperasi di masing-masing wilayah. Selain itu juga, peningkatan kualitas dan kemampuan personel perdagangan manusia," pungkas Ari Dono.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat - Klub mana yang akan dibela Septian David Maulana musim depan sudah terjawab. Ia akan bermain di Liga 1 Indonesia musim depan bersama dengan Mitra Kukar FC.

Sebelumnya, gelandang 21 tahun ini santer dikaitkan dengan klub Malaysia setelah musim lalu bermain cukup gemilang. Bersama dengan klub berjuluk Si Naga Mekes tersebut, Septian David tercatat main 19 kali dengan mencetak empat gol dan memberikan enam assist.

Terkait masa depan Septian, Mitra Kukar menyatakan bahwa pemain tersebut akan tetap bertahan. Ia akan tetap menjadi pemain andalan di Mitra Kukar.

"Deal! Pemain muda andalan Naga Mekes, Septian David Maulana, telah sepakat untuk tetap berkostum Mitra Kukar musim depan," demikian pernyataan dari Mitra Kukar ketika mengumumkan bahwa Septian David akan tetap bertahan.

A post shared by Mitra Kukar FC (@mitrakukarfc.official) on Dec 5, 2017 at 4:53am PST
Mengingat peran penting Septian David di dalam klub, Mitra Kukar mengungkapkan berusaha keras untuk mempertahankannya di bursa transfer saat ini. Ia akhirnya akan tetap bermain di Indonesia musim depan.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

 Berita Akurat - Sudah 36 tahun Gatot Nurmantyo mengabdikan diri pada dunia militer. Kini waktunya dia istirahat. Gatot pensiun pada Maret 2018. Namun dia mengirim sinyal bakal pamit dari dunia militer lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

Setelah DPR menyetujui Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI, Gatot akan segera pamitan. Mantan Pangkostrad ini ingin segera menanggalkan jabatannya sebagai pimpinan tertinggi TNI. Alasannya, sudah terpilih Panglima TNI baru dan dia tidak ingin terjadi dualisme kepemimpinan jika masih bertahan sebagai Panglima TNI.

Di akhir-akhir masa pengabdiannya di militer, Gatot menuturkan kisah yang tidak pernah diceritakan. "Saya ini tidak pernah mengalami cuti tahunan selama mengabdi tahun 1982, sampai sekarang," ujar Gatot di Istana Bogor, kemarin.

Sebagai prajurit, tujuh operasi militer telah dijalani. Risikonya, meninggalkan keluarga yang dicintai. Ternyata ada yang mengganjal dan terus diingatnya.

"Anak-anak saya tumbuh berkembang tanpa gendongan saya, sehingga saya merasa berutang kepada keluarga," katanya.

Utang itu menentukan langkah Gatot selepas tak lagi berkecimpung di dunia militer. Gatot sudah memutuskan. Waktunya membayar utang. Seperti kebanyakan orang yang memasuki masa pensiun, dia akan menghabiskan waktu bersama keluarga. Mengabdikan dirinya pada keluarga.

"Saya membalasnya tidak bisa dengan anak, kan sudah gede-gede. Saya membalasnya dengan cucu. Istilahnya cari muka lah sama anak, bagaimana sih dari anak-anak sampai dewasa, saya kan enggak ngelihat," jelasnya.

Bukan kali ini saja Gatot mengutarakan niatnya 'kembali' ke keluarga. Saat perayaan HUT TNI di Cilegon beberapa waktu lalu, Gatot sudah menyatakan keteguhan untuk bersama keluarga.

"Sebagai manusia biasa saya juga ingin berkumpul dengan keluarga dengan anak istri dan cucu saya. Tetapi sebagai prajurit tentu tidak pernah putus pengabdian saya apapun sekecil apapun," kata Gatot usai HUT TNI, Oktober lalu.

Meski nantinya tak menjadi prajurit aktif, Gatot berjanji tetap memegang teguh pengabdian dan sumpah prajurit. Setiap kali negara memanggil, tidak ada kata tak siap. Sekecil apapun bentuknya, Gatot siap mengabdikan diri.

"Apapun yang diminta negara, apapun saya berikan. Tidak akan saya menghindari itu."

Namun Gatot tidak ingin buru-buru menjawab soal bentuk pengabdian diri melalui bidang politik. Termasuk soal kemungkinan bertarung di pemilihan presiden 2019.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat   - Oknum pilot Lion Air JT 92 berinisial MS (48) yang tertangkap tangan sedang mengisap sabu, Senin (4/12/2017) malam, membawa sabu tersebut di dalam dompetnya.
Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho mengatakan, sabu itu diselipkan di dompet milik MS yang dibawa dari Tangerang.
"Dia selip sabu di dompet dan membawanya dari Tangerang menuju Kupang. Karena jumlahnya sedikit cukup untuk dimasukkan ke dalam dompet," ungkap Anthon saat memberikan keterangan di Mapolresta Kupang Kota, Selasa (5/12/2017).

Anthon mengatakan, sisa sabu yang telah digunakan dan diamankan oleh polisi seberat 0,57 gram.
Saat ditangkap,  MS sedang sendirian menggunakan sabu dan dalam kondisi sadar.
"Setelah kami periksa dan lakukan tes, ternyata dia positif menggunakan narkoba," ucapnya.
MS kemudian digelandang ke Mapolres Kupang dan ditahan serta diperiksa secara intensif.
Selain itu, polisi juga memeriksa tiga orang pegawai hotel sebagai saksi.
MS ditangkap oleh tim Satuan Narkoba Polres Kupang Kota di Hotel T-More, Kupang, sekitar pukul 21.20 Wita.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu, satu alat isap, satu pemantik gas hijau, sedotan plastik, jarum suntik, satu unit telepon genggam, dan satu botol minuman keras yang sudah diminum.
"Dia dijerat Pasal 112 subsider Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," tuturnya.(Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere)
Berita ini telah diterbitkan oleh Kompas.com dengan judul: Pilot Lion Air yang Ditangkap Simpan Sabu di Dalam Dompet

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat  - Kabagpenum Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan bahwa pihaknya tak merasa ingin melakukan penangkapan terhadap Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Pihaknya pun justru tak mengetahui hal tersebut.

"(Pidato) yang mana. Yang bilang siapa?," kata Martinus di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/12).

Lebih lanjut, Martinus pun memastikan, jika pihaknya tak akan melakukan penangkapan terhadap Fahri. Karena kalau pihaknya ingin melakukan penangkapan terhadap seseorang itu berawal dari adanya laporan.

"Proses penangkapan itu kan didahului dengan sebuah laporan, Kemudian sebuah panggilan-panggilan yang tidak dihadiri yang kemudian dilakukan penangkapan kalau dalam kaitan hal ini kan tidak ada sama sekali laporan yang masuk terkait saudara Fahri Hamzah, jadi kaitan apa dengan penangkapan," pastinya.

Martinus pun menegaskan, jika pihaknya sampai saat ini belum mendapatkan informasi jika Fahri akan ditangkap karena diduga telah melakukan ujaran kebencian.

"Sampai saat ini belum ada informasi yang saya terima terkait dengan proses penegakan hukum Hal ini ya," tandasnya.

Sebelumnya, Fahri Hamzah hadir sekaligus memberikan sambutan dalam acara reuni akbar alumni 212 yang digelar di lapangan silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Di sela pidatonya Fahri Hamzah mengenang aksi 411 yang digelar tanggal 4 November 2016. Fahri mengaku mendapat informasi akan ditangkap usai berpidato di acara tersebut.

"Ketika 411 habis pidato saya dapat laporan dari pejabat negara bahwa saya akan ditangkap karena ujaran kebencian dan menghasut," kata Fahri.

"Karena saat itu saya memberitahu cara menjatuhkan presiden. Menjatuhkan presiden itu konstitusional. Karena jika presiden melakukan impeachment bisa dijatuhkan konstitusional," sambungnya.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, sepertinya memang tidak berniat berdamai dengan Partai Komunis Filipina (PKF) dan kelompok bersenjatanya, Tentara Rakyat baru. Kini, Duterte menganggap PKF dan sayap militernya sebagai teroris.

Menurut juru bicara kepresidenan Filipina, Harry Roque, Duterte meneken pernyataan yang kalau PKF dan kelompok bersenjatanya adalah teroris. Dia mengatakan hal itu sebagai langkah awal sebelum menyatakan mereka sebagai organisasi terlarang, seperti dilansir dari laman Associated Press, Selasa (5/12).

Jika deklarasi itu diajukan dan disetujui pengadilan, maka gerilyawan komunis Filipina bakal bernasib sama dengan kelompok Abu Sayyaf. Militan Abu Sayyaf masuk dalam daftar hitam teroris Filipina sejak dua tahun lalu, dan diperangi dengan dasar undang-undang antiteror.

Sikap keras Duterte terhadap gerilyawan komunis sama saja menutup pintu perundingan perdamaian, dan memperpanjang konflik bersenjata sudah berjalan puluhan tahun.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
.
Berita Akurat - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan memasuki masa pensiun pada Bulan Maret tahun depan. Sejumlah nama calon penggantinya sudah disebut. Misal Kepala Staf TNI AD Jenderal Mulyono, lalu Kepala Staf TNI AL Laksamana Ade Supandi dan Kepala Staf TNI AU Marsekal Hadi Tjahjanto.

Namun semuanya masih menunggu Presiden Jokowi. Sebab menunjuk Panglima TNI adalah hak prerogatif presiden.

Ada kisah menarik bagaimana dulu Presiden Soeharto memilih Panglima TNI yang dulu disebut Pangab atau Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

Presiden Soeharto benar-benar menggunakan hak prerogatifnya sebagai seorang kepala negara. Bahkan tak ada yang bisa menduga, siapa jenderal yang akan dipilih Soeharto menjadi Panglima. Seringkali bahkan Presiden Soeharto tak menjadikan urutan kepangkatan sebagai hal utama. Tak selalu Panglima harus memenuhi syarat pernah menjabat sebagai kepala staf angkatan misalnya, atau pernah menjadi Panglima Kodam.

Tengoklah saat Presiden Soeharto menunjuk Jenderal M Jusuf untuk menggantikan Jenderal Maraden Panggabean sebagai Panglima ABRI. Saat itu M Jusuf sudah 13 tahun meninggalkan TNI dan menjadi menteri perindustrian.

Seingat Jenderal Jusuf bahkan cuma tiga kali dia mengenakan seragam lengkap TNI dari tahun 1965 sampai 1978. Itu pun cuma untuk upacara kenaikan pangkat. Jenderal Jusuf juga sudah tidak pernah baris berbaris selama 12 tahun.

Padahal ada deretan nama lain yang saat itu yang dinilai lebih bersinar karir militernya. Misalnya Jenderal Widodo yang saat itu menjadi Kepala Staf Angkatan Darat. Ada juga Jenderal Soerono dan Jenderal Umar Wirahadikusuma.

Namun jika Presiden Soeharto sudah berkehendak, siapa yang berani membantah saat itu. Jadilah Jenderal M Jusuf Panglima ABRI.

Di kemudian hari Jenderal Jusuf kemudian sangat dicintai para prajurit TNI. Dia rajin blusukan ke barak prajurit rendahan untuk menyapa langsung anak buahnya. Sampai digelari Panglima para prajurit.

Tak boleh ada matahari kembar di era Orde Baru. Maka Jenderal M Jusuf digeser menjadi Kepala Badan Pemeriksa Keuangan tahun 1983. Untuk penggantinya, Presiden Soeharto menunjuk Jenderal Benny Moerdani.

Di kalangan TNI, nama Benny tak dikenal luas. Benny bergerak di belakang layar bertahun-tahun sebagai perwira intelijen. Jangankan masyarakat, seorang marinir yang berjaga di kantornya saja tak tahu kalau Benny adalah seorang kepala intelijen. Demikian misteriusnya Benny Moerdani.

Pada awal karir, prestasi Benny di Korps Baret Merah Kopassus sangat menonjol. Tapi karena berkonflik dengan Jenderal Ahmad Yani, Benny Moerdani kemudian digeser ke Kostrad. Berakhirlah karir Benny sebagai komandan pasukan.

Benny hanya pernah memimpin satuan setingkat batalyon. Dia tak pernah memimpin Komando Daerah Militer (Kodam), menjadi Danjen Kopassus atau Panglima Kostrad. Benny juga tak pernah menjadi Kepala Staf Angkatan Darat.

Tapi Benny adalah orang nomor satu di bidang intelijen era Soeharto. Saat itu dia menjabat Asisten Intelijen Menteri Pertahanan dan Keamanan, Asisten Intelijen Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib), Kepala Pusat Intelijen Strategis (Pusintelstrat), dan Wakil Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin).

Kenapa Soeharto memilih Benny?

Banyak analisa soal ini. Tapi awal tahun 1980, mulai banyak pihak menyerang langkah politik Soeharto yang mulai otoriter. Kalangan oposisi ini kebanyakan malah berasal dari Angkatan Darat, alumni Soeharto sendiri. Sejumlah jenderal mantan kolega Soeharto mulai gerah.

Ada nama Letjen Kemal Idris, Letjen M Jasin, Letjen HR Dharsono yang semula merupakan tangan kanan Soeharto mendirikan Orde Baru. Kini mereka berbalik menyerang Soeharto.

Soeharto harus memastikan Panglima TNI yang dipilihnya sangat loyal dan mampu melindungi dirinya. Dia melihat sosok ini ada pada Benny. Soeharto juga melihat Benny yang berasal dari kalangan minoritas tak akan mendapatkan dukungan rakyat untuk menjadi seorang Presiden.

Benny memimpin TNI hingga tahun 1988. Karirnya habis saat mengkritik bisnis keluarga Cendana.

Presiden Soeharto kemudian menunjuk Jenderal Try Soetrisno untuk menggantikan Benny. Tri pernah menjadi ajudan presiden. Kelak dia mendampingi Pak Harto sebagai wakil presiden
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat  Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei terbaru dengan tema 'Siapa Penantang Potensial Jokowi di 2019'. Elektabilitas Jokowi masih jauh di atas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Namun Fadli Zon menilai survei itu masih akan berubah dan semua akan terkejut karena dia yakin Prabowo akan menjadi presiden di 2019.

Dalam diskusi Survei Nasional Indo Barometer di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Minggu (3/11), Fadli memberikan contoh dalam Pilgub DKI yang tadinya lembaga survei merilis hasil pilgub akan dimenangkan oleh Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) namun pada akhirnya dimenangkan oleh Anies. Kala itu Anies berhasil unggul 15 persen dari Ahok.

Sebab itulah dia merasa bahwa Jokowi belum bisa dipastikan menang. Bahkan dia yakin Prabowo akan berhasil menang dan menduduki kursi orang nomor satu di Indonesia.

"Catat omongan saya, yang saya ramalkan Prabowo akan jadi presiden 2019," ucapnya.

Fadli yang juga waketum Gerindra menegaskan, partainya akan tetap mengusung Prabowo maju dalam Pilpres 2019. Hal itu akan segera dideklarasikan pada hari ulang tahun Partai Gerindra 6 Februari 2018 mendatang.

"Nanti dalam waktu dekat, tahun depan mungkin. Mungkin pada waktu HUT Gerindra ke-10 pada bulan Februari 2018," kata Fadli.

Menurutnya sudah banyak kader Gerindra yang mendesak Prabowo untuk kembali maju di Pilpres 2019. Namun Prabowo belum menyatakan secara langsung untuk kembali maju di Pilpres mendatang.

"Sejauh ini secara resmi Pak Prabowo belum menyatakan siap untuk maju, walaupun desakan dari seluruh kader dan simpatisan Gerindra dan pengurus itu sudah 100 persen mengarah ke Pak Prabowo," ujarnya.

Sedangkan terkait dengan pendamping Prabowo di Pilpres Gerindra belum melakukan pembahasan lebih lanjut. Tapi Wakil Ketua DPR itu memastikan bahwa wakil tersebut bukanlah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Kalau Pak Anies kan saya kira konsentrasi benahi Jakarta, saya kira penataan di Jakarta diperlukan, kita juga ada kesepakatan dan kesepahaman lah Jakarta ini penting," tuturnya.

Kendati demikian, Fadli sepakat dengan lembaga survei Indo Barometer yang mengatakan bahwa sosok wakil yang cocok mendampingi Prabowo adalah kalangan sipil. Sebab, Prabowo sudah memiliki latar belakang militer. "Kalau lazimnya komplementer kan berati, kalau latar belakang pak Prabowo militer, mungkin (wakilnya) sipil. Saya kira itu masih wajar," ujarnya.

Seperti diketahui, hasil survei Indo Barometer, posisi Presiden Joko Widodo kembali unggul dengan 34,9 persen di atas Prabowo Subianto yang mendapatkan 12,1 persen suara. Survei dilakukan sejak 15-23 November 2017 dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Metode penelitian multistage Random Sampling pada 1.200 responden dengan usia minimal 17 tahun atau sudah menikah di 34 provinsi. Data survei diambil dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

"Dari pertanyaan terbuka calon presiden, awareness pemilih yang tinggi terhadap Joko Widodo dengan dukungan 34,9 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari saat memaparkan hasil survei.

Posisi kedua ditempati oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan 12,1 persen. Kemudian diikuti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 3,6 persen, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 3,3 persen.

Posisi kelima diisi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo 3,2 persen, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil 2,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2,5 persen, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri 2 persen, Kapolri Jenderal Tito Karnavian 1,8 persen, Presiden PKS Sohibul Iman 1,5 persen.

Qodari menjelaskan, banyak masyarakat yang ingin Jokowi kembali maju menjadi presiden. Hal itu terlihat dari hasil survei sekitar 61,8 persen masyarakat ingin Jokowi maju sebagai presiden dan 23,6 persen tidak ingin Jokowi kembali menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Persentase kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi-JK berdasarkan survei ini pun juga sangat tinggi. Sebesar 67,2 persen masyarakat puas dengan kinerja Jokowi-JK dan 28,5 persen merasa tidak puas, 4,3 persen menjawab tidak tahu.

"Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi sebagai presiden cukup tinggi 67,2 persen. Sedangkan yang tidak puas 28,5 persen. Tidak tahu atau tidak jawab 4,3 persen," ungkapnya.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat  - Amang alias Rano meregang nyawa setelah dikeroyok warga Rawaritan, RT 02/04 Kelurahan Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, pada Minggu (3/12), malam kemarin.

Sebelumnya, korban sempat meracau di acara pesta pernikahan di kampung itu. Pemicunya, penghentian hiburan organ tunggal oleh pihak penyelenggara pesta.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan menerangkan, peristiwa itu terjadi di rumah keluarga Nasir yang kebetulan menggelar hajatan pernikahan pada Minggu (3/12) kemarin. Pada malam hari, organ tunggal mulai menyuguhkan hiburan.

Tepat pukul 22.00 Wib, pentas organ tunggal diberhentikan karena acaranya sudah selesai. Rupanya korban tak senang, dia minta hiburan organ tunggal tetap dilanjutkan.

"Sehingga timbulah cekcok," kata Harry, Senin (4/12).

Cekcok Rano dan keluarga Nasir tak berlangsung lama. Pemilik rumah mengira sudah tak ada masalah lagi. Namun tiba-tiba, korban kembali ke tempat pesta dengan membawa dua bilah pisau.

"Lalu menantang keluarga Nasir, sehingga terjadi keributan dan korban dikeroyok lalu korban lari dan jatuh," terangnya.

Oleh warga, korban juga sempat dilarikan ke rumah sakit namun korban meninggal dunia. Polisi kemudian memburu pelaku pengeroyokan.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua bilah pisau dan pecahan kursi plastik. Dugaan sementara, pelaku berjumlah tiga orang atas nama Muhidin, Herman dan Zaenudin.

"Segera akan kami amankan," terang dia.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP ayat 2 ke 3 tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Para pelaku terancam hukuman maksimal 12 tahun pen
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat - Anggota DPD RI Bali, I Kadek Arimbawa mendukung pihak kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan pungutan liar di perusahaan Water Sport, Tanjung Benoa.
"Kita hormati Polda Bali untuk menjalankan tugas dengan tuntas. Saya selaku anggota DPD RI sangat mendorong untuk membongkar kasus-kasus pungli di manapun yang terjadi di Bali," kata I Kadek Arimbawa dalam pernyataan persnya, Minggu(3/12/2017).
Menurut Kadek, jangan sampai organisasi baik itu adat ataupun umat memperoleh keuntungan dengan cara yang salah.
Karena itulah kata dia, penegak hukum dalam hal ini Polda Bali harus mengusut tuntas perkara tersebut tanpa tebang pilih meski para pelakunya penyelenggara negara, pemuka agama ataupun pemangku adat.

Di sisi lain, Kadek juga merasa khawatir, jika nanti putusan pengadilan membuktikan bahwa Yonda, yang notabene pemuka adat, terbukti bersalah telah menyelewengkan kekuasaannya.
Hal itu tentu akan berdampak kepada masyarakat adat yang dia pimpin.
Karenanya, ujar Kadek, mestinya sebagai pemimpin adat memberikan contoh yang baik terkait mencari rezeki yang benar.
Apalagi uang yang didapatkannya dipergunakan untuk kepentingan adat.

Diberitakan sebelumnya, Polda Bali menetapkan Yonda menjadi tersangka utama dalam kasus dugaan pungli terhadap pengusaha water sport di wilayahnya.
Yonda diduga memanfaatkan wewenangnya melakukan pungutan terhadap 24 perusahaan wisata bahari di Tanjung Benoa menggunakan Perarem yang tidak sesuai dengan aturan.
Bahkan polisi menduga adanya beberapa kegiatan premanisme terorganisir yang menyalahgunakan Perda No 3 Tahun 2003.
Yonda yang juga anggota DPRD Kabupaten Badung ini disebut berperan sebagai intellectual leader (pemimpin intelektual) atau yang memiliki inisiatif dalam menjalankan pungutan kepada sejumlah usaha water sport di Tanjung Benoa. 

Terkuaknya praktik pungli yang diduga diprakarsai Yonda ini berawal dari salah satu pengusaha water sport yang merasa keberatan dengan uang yang diminta desa adat sebesar Rp10.000
Uang tersebut dimasukkan dalam tarif jasa water sport yang nantinya akan dibayar oleh wisatawan.Pungutan tersebut juga sudah berbentuk daily activity pack, sehingga tarif water sport menjadi lebih mahal.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Polda Bali menduga bahwa praktik yang dijalankan para tersangka memenuhi unsur pemerasan sehingga mereka
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat - SA, remaja putri umur 13 tahun menangis sesenggukan saat dijemput polisi di sebuah rumah di Kecamatan Kedungwaru, Sabtu (2/12/2017) sore.
Di usianya yang sangat belia, SA dilacurkan seorang mucikari bernama Jarni (49).
Sebelumnya keberadaan SA sempat menjadi viral di media sosial.Dengan wajah yang masih lugu, SA duduk bersama mucikari yang menjualnya.

Seseorang yang mengunggah foto itu mengungkapkan, SA ingin minta tolong namun ketakutan.
Tidak lama setelah unggahan itu menjadi viral, polisi dari Polres Tulungagung segera menjemput SA.
Polisi juga menangkap Jarni, mucikari asal Desa/Kecamatan Kedungwaru yang melacurkan SA.
Keduanya dibawa ke Informasi dari warga sekitar, SA dilacurkan di area yang disebut Ngujang 2.
Dulunya, Ngujang 2 adalah lokalisasi liar yang berada di luar area lokalisasi Ngujang.
Setelah lokalisasi Ngujang ditutup, Ngujang 2 masih terus menggeliat.Lokasinya tidak jauh dari makam Ngujang yang dikenal dengan wisata monyet.
Seorang perangkat Desa Ngujang bernama Rahmat mengatakan, pelaku adalah pendatang yang kos di wilayah Ngujang 2.

“Wilayah itu memang banyak pendatang. Biasanya mereka beraktivitas pada siang hari, kalau malam sepi,” terang Rahmat, Minggu (3/12/2017).
Rahmat menambahkan, Jarni ditangkap di rumah kostnya.
Menurut Rahmat, banyak pendatang seperti Jarni di area Ngujang 2.
Keberadaannya sulit dipantau, karena saat malam mereka tidak ada di lokasi.
“Kalau tamu siang hari kan tidak ada kewajiban untuk lapor ke ketua RT. Kecuali kalau malam hari dan menginap, tamu wajib lapor,” tambah Rahmat.

Informasi yang didapat di lapangan, SA berasal dari Kecamatan Bendungan, Kebupaten Trenggalek. Sementara Jarni adalah bibinya.
SA sebelumnya tinggal di Palembang, namun ibunya asli Bendungan dan tengah stroke.
Seorang warga yang enggan disebut namanya mengungkapkan, SA sudah dijual kepada seorang laki-laki hidung belang.
Jarni mematok harga Rp 1 juta kepada AR, seorang laki-laki asal Desa Kaliboto, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. ‘

“Sebelumnya dia ditawari kerja di toko pakaian. Tapi setelah beberapa hari anak itu ternyata malah dijual,” ucap sumber itu.
Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat Priyambodo mengakui sudah menangkap AR dan Jarni. Keduanya sudah dijadikan tersangka dan ditahan.
“Kasusnya masih dalam proses penyelidikan, dan masih akan dikembangkan,” terang Mustijat.
Lanjut Mustijat, pihaknya menyita barang bukti berupa uang Rp 200.000 sisa transaksi dan pakaian SA.
Polisi juga telah melakukan visum untuk menguatkan dugaan pencabulan terhadap SA. Jika tidak ada perubahan, Senin (4/12/2017) hasil visum akan keluar.
“Nanti lebih lengkapnya kita akan rilis bersama-sama. Tunggu saja penjelasan lebih lengkap,” tambah Mustija
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat - Belakangan ini nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut arus pusaran konflik Partai Golkar. Terutama setelah Jokowi disebut-sebut menerima sejumlah pengurus DPD I Partai Golkar di Israna Bogor, Kamis (30/11). Airlangga Hartarto yang digadang-gadang sebagai salah satu calon ketua umum Partai Golkar, mengajak para pengurus partai yang ada di daerah untuk menemui Presiden. Tujuannya, agar pengurus daerah meminta izin sekaligus restu pada Jokowi untuk memuluskan jalan Airlangga menuju kursi Ketua Umum partai.

Pertemuan membahas pencalonan Airlangga sebagai calon ketua umum dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar. Jokowi disebut telah memberi izin dan dukungan kepada Airlangga untuk menjadi orang nomor satu di Partai Golkar. Sebagai pembantu Presiden, Airlangga telah meminta menjadi Ketum Golkar kepada Jokowi.

Bahkan, para pengurus daerah ini juga mengundang Jokowi untuk hadir dalam munaslub melengserkan Setya Novanto dari kursi ketum Golkar. Ketua DPD I Golkar Sulawesi Tenggara, Ridwan Bae mengatakan Jokowi hanya tertawa ketika diminta hadir ke munaslub. "Dia (Jokowi) ketawa-ketawa saja," kata Ridwan saat dihubungi, Kamis (30/11).

Dia menuturkan, Jokowi sempat menitipkan pesan pada pengurus partai. Dia berharap masalah di Golkar tidak berlarut-larut dan harus segera diselesaikan. Jokowi tidak ingin kekisruhan partai mengganggu stabilitas politik dan ekonomi.

"Dia hanya berharap bahwa parpol-parpol di Indonesia tidak terkecuali Golkar, jangan sampai ada kekisruhan," ucap Ridwan.

Politikus Golkar Yorrys Raweyai juga membenarkan pertemuan pimpinan-pimpinan DPD dengan Jokowi. Mereka meminta Jokowi merestui Airlangga Hartarto menjadi ketua umum baru Partai Golkar menggantikan Setya Novanto.

"Minta izin kepada Jokowi untuk secara eksplisit menyampaikan bahwa ia ikhlas melepas Airlangga memimpin Golkar dan Golkar tetap solid mendukung Airlangga. Dan mohon beliau bisa hadir dalam Munaslub," kata Yorrys.

Sebelum bertemu dengan para pengurus DPD, Jokowi sudah dibawa-bawa dalam upaya 'melengserkan' Novanto. Yaitu ketika dua calon ketua umum yakni Airlangga Hartarto dan Idrus Marham sama-sama mengklaim telah mendapat restu dari orang nomor satu di negeri ini. Airlangga yang juga menjabat Menteri Perindustrian kabinet kerja Jokowi-JK, mengaku beberapa hari lalu telah bertemu Presiden. Dia bicara soal pencalonan diri sebagai ketua umum partai. Dalam pertemuan itu, Airlangga mengklaim mendapat izin Jokowi.

Tak mau kalah dari Airlangga, Idrus juga mengaku telah meminta restu kepada Presiden Jokowi. Idrus mengaku telah bertemu Jokowi untuk menyampaikan niatnya menjadi orang nomor satu di Golkar. Dia meyakini Jokowi akan memberi dukungan.

Komunikasi politik yang dilakukan Golkar dengan Presiden Jokowi di tengah konflik internal, mengundang perhatian lawan politiknya. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memandang wajar jika Presiden Jokowi menerima semua tamu. Termasuk pimpinan-pimpinan DPD I Partai Golkar. Namun dia menyindir dengan menyebut Jokowi tepat jika menjadi ketua partai berlambang pohon beringin menggantikan Novanto.

"Kita enggak tahu silaturahmi boleh-boleh saja. Kalau mau jadi Ketua Golkar juga bagus-bagus saja," kata Fadli.

Kehadiran Jokowi di pusaran konflik Golkar, bisa berbahaya. Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengingatkan Jokowi agar berhati-hati sehingga tidak disebut 'bermain api' oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Apalagi, Jokowi terlihat tak lagi malu-malu ikut campur dalam permasalahan internal Partai Golkar.

"Walaupun ada keuntungan besar, Pak Jokowi harus hati-hati juga, jangan sampai Pak Jokowi dibilang main api oleh PDIP," kata Hendri dalam diskusi publik bertajuk 'Munaslub : Golkar Masa Depan, Harapan dan Tantangan' di Jalan Kapten Tendean, Jakarta, Jumat (1/12).
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, belum bisa memastikan apakah akan datang ke acara reuni alumni 212 atau tidak. Acara itu sendiri akan dilakukan di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12) besok.

Hal itu dia sampaikan karena jika adanya unsur politik dalam acara tersebut, dirinya tentu akan melakukan koordinasi terlebih dahulu terhadap pimpinan partai Gerindra, Prabowo Subianto. Tapi jika tidak, Sandiaga akan hadir jika memang mendapatkan arahan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, yang memang memimpin acara itu.

"Saya perlu mengecek khususnya dari aspek politiknya ya, kalo ini perhelatan politik tentunya saya tidak bisa langsung mengambil sikap, karena sebagai kader Gerindra saya harus minta izin pak Prabowo dulu," katanya di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/12).

Jika memang acara reuni 212 tak mengandung unsur politik, Sandi ingin bahwa acara tersebut tidak untuk memecah belah masyarakat, khususnya Jakarta. Dirinya juga ingin masyarakat Jakarta harus bersatu padu bukan untuk terpecah belah.

"Jadi apapun kegiatannya demi mempersatukan warga demi mengagungkan tentunya Kebhinekaan kita, kita patut dukung dan masyarakat Jakarta Alhamdulillah bersatu. Kalau misalnya besok konsepnya maulid dan berdzikir yang mempersatukan warga ya saya menunggu arahan dari pak Gubernur," ujarnya.

Selain itu, Sandiaga sempat menanggapi ucapan Kapolri Jendral Tito Karnavian yang menuturkan, jika acara reuni alumni 212 itu ada maksud lain atau adanya unsur politik. Hal itu karena sedikit lagi sudah ingin masuk Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 mendatang.

"Saya harus cek kepada yang memiliki kompetensi di bidang politik, kalau sinyal dari Kapolri seperti itu kita pastikan jangan sampai ada muatan politik disini. Karena yang dibolehkan disini (Monas) adalah kegiatan keagamaan, kebudayaan, olahraga, sosial," tuturnya.

Kendati demikian, pengusaha muda ini tetap siap untuk menghadapi acara reuni alumni 212. Karena dirinya ingin agar acara tersebut benar-benar berjalan dengan tertib dan tak adanya unsur politik yang kental.

"Buat pemerintah kita selalu siap kita ingin warga semua rukun, damai dan adem. Kita kedepankan kesatuan dan persatuan," tandasnya.

Sementara itu, Kepala UPK Monas, Munjirin menambahkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM) untuk membersihkan kebersihan dan juga sudah menyiapkan beberapa peralatan kebersihan untuk acara besok .

"Izin dari kami untuk pengelola kawasan monas tentunya kita memaksimalkan sumber daya di monas ini, baik itu SDM, kita punya tenaga pengamanan dan kebersihan kemudian sumber daya sarana dan prasarana kita punya truck tanki, gerobak motor dan lain sebagainya kita akan maksimalkan. Pokoknya yang menggunakan layanan monas ini akan coba layanin dengan baik," tambah Munjirin.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat - Cuaca buruk yang terjadi hampir sepekan terakhir ini dituding menjadi penyebab kematian ratusan ton ikan di Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta. Fenomena alam yang menyebabkan ikan mati ini sering disebut para petani KJA setempat dengan istilah Umbalan.

Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tidak adanya sinar matahari yang menyinari KJA. Sehingga air dari dasar waduk naik ke permukaan dengan membawa endapan yang terdiri dari lumpur dan sisa-sisa pakan ikan.

"Endapan lumpur dan pakan menjadi racun dan membuat ikan kekurangan oksigen. Sehingga ikan mabuk dan mati massal," kata Adi (43) salah satu petani KJA Jatiluhur, Sabtu (2/12).
Jenis ikan yang dibudidayakan di dua waduk ini sebagian besar adalah ikan mas dan nila. Ikan mati akibat umbalan ini didominasi ikan mas, sementara ikan nila, kata Adi, sampai saat ini masih bisa bertahan hidup.

"Namun jika kondisi cuaca buruk berlangsung lama, maka tidak menutup kemungkinan ikan nila juga terkena dampaknya," jelasnya.

Dengan fenomena tersebut dipastikan para pelaku usaha KJA akang mengalami kerugian besar. Kondisi itu biasanya juga disusul dengan anjloknya harga ikan.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Berita Akurat -  Sidang kasus dugaan korupsi e-KTP terus bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Pada Kamis (30/11) kemarin, giliran terdakwa Andi Narogong yang memberikan kesaksian.

Ada fakta menarik yang dia ungkapkan di persidangan yang berjalan sejak Kamis siang sampai jelang sore. Salah satunya soal hadiah jam tangan mewah untuk Setya Novanto yang kini telah menjadi tersangka untuk kasus yang sama. Saat pembahasan proyek e-KTP berlangsung di DPR, Novanto tengah menduduki kursi Ketua Fraksi Golkar di DPR.

Dalam kesaksiannya, Andi mengakui dirinya lah yang memberi jam tangan mewah. Andi membeli jam tangan itu hasil patungan bersama Johannes Marliem, direktur Biomorf Lone LLC Amerika Serikat, perusahaan penyedia produk automated finger print identification system (AFIS) merek L-1 untuk proyek e-KTP.

Disebut-sebut, harga jam mewah bermerek Richard Mille dibeli untuk Novanto mencapai Rp 1,3 miliar. Mereka membelinya di kawasan California. Andi pribadi mengeluarkan uang sekitar Rp 650 juta, sedangkan sisanya ditanggung Johanes.

Dia menjelaskan, jam itu sebagai ucapan terima kasih pada Novanto karena telah membantu proses anggaran e-KTP di DPR.

"Jadi Anda berikan jam tangan setelah proyek selesai sebagai ucapan terima kasih. Begitu?" tanya Jaksa Basir.

"Betul," ungkap Andi singkat.

Namun, Andi tak menjelaskan secara rinci waktu pembelian. Dia hanya menerangkan, setelah jam tersebut tiba di tangannya, sesegera mungkin dia mengantarkan ke kediaman Novanto. Menurutnya, Novanto menyambut baik hadiah patungan darinya dan Johanes.

"Pak Nov senang. Ini ada hadiah kami berdua atas bantuan bapak selama ini," ujar Andi.

Mendengar harga jam tangan yang diberikan Andi dan Johanes untuk Novanto sempat membuat Ketua Majelis Hakim Jhon Halasan Butarbutar kaget.

"Bagi saya yang miskin harga jam tangan segitu mahal sekali, Gokil," kelakar Jhon.

Namun Andi berdalih, andai kata tak ada proyek e-KTP, dia pun tak sudi memberikan jam mahal itu untuk Setnov.

"Seandainya tidak ada proyek e-KTP, apakah anda mau membelikan Setya Novanto jam tangan semahal itu?" tanya Jhon pada Andi.

"Tidak yang mulia," Andi menjawab.

Saat hakim dan jaksa mencecar soal jam tangan mewah, ada fakta menarik yang diungkap Andi. Setelah kasus e-KTP kembali mencuat ke publik, Setnov memutuskan mengembalikan jam tangan miliaran itu.

"Pada saat saya sebelum ditangkap, awal 2017 dikembalikan karena ada ribut-ribut e-KTP," ungkap Andi tidak menjelaskan lebih detail waktu pengembalian.

Setelah kembali menerima jam tangan tersebut dari Setnov, Andi memutuskan menjualnya di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan dan terjual dengan harga Rp 1 miliar.

Cerita soal jam tangan mewah untuk Novanto pernah diungkap agen FBI Johnathan Holden terkait penyelidikan terhadap Johannes Marliem. Menurut Holden, terdapat pembelian jam tangan seharga USD 135.000 di Beverly Hills yang mana jam tersebut akan diberikan Setya Novanto.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berita Akurat  - Tulisan pada sebuah bongkahan batu besar di pedalaman Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Limapuluh Kota Sumatera Barat mencuri perhatian warga. Ada yang menduga itu menjadi pertanda jejak bangsa asing yang pernah menyingkap keberadaan kekayaan perut bumi di negeri ini.Masyarakat sekitar mengaku tidak mengetahui siapa yang menulis dan apa ada kaitan sejarah di balik penulisan tersebut. Meski sudah lama petani menemukan batu bertulis, namun tak pernah tahu kisah di balik tahun yang tertera pada batu itu.Warga yang tinggal di daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau ini, mengemukakan berbagai pendapat. Bahkan ada yang menduga sebagai jejak peninggalan bangsa asing untuk mengenali daerah pemilik kekayaan alam di perut bumi.Berdasarkan nama salah satu jorong di perkampungan yang belum tersentuh aliran listrik tersebut juga mengarah pada salah satu jenis kekayaan alam. Jorong Mongan, menurut warga mengarah pada Mangan yang terkandung dalam perut bumi."Berada di tengah hutan dan perkebunan gambir milik warga setempat, tulisan pada batu yang diukir menggunakan benda keras tersebut menimbulkan tanda tanya besar. Sepertinya perlu juga menjadi bahan penelitian untuk menggali kisah di balik tulisan ini," ungkap Camat Kapur IX, Andri Yasmen saat menelusuri Galugua, Kamis(30/11).Bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan Kapur IX, Andri Yasmen tertarik dengan tulisan di batu itu. "Tentunya kita tidak bisa mengetahui apa sejarah di baliknya, tanpa ada penelitian dari ahli di bidangnya," terang Andri Yasmen bersama Wakapolsek Kapur IX, Iptu Muchri Sawir, kemarin.Sebab, bisa saja seseorang iseng menulisnya dan memundurkan tahunnya. Tertulis pada batu 9 Mei 1887 dengan coretan lain di bawahnya. Namun coretan lain tersebut sulit untuk dibaca. 
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me


Agen Judi WWW.MGMCASH88.NET Online Terbesar Dan Terpercaya Indonesia.
Bergabunglah Bersama Kami Para Member Yang Setia Di MGMCASH88,
Bagi Anda Yang Belum mempunyai ID , Silahkan Melakukan Registrasi (Daftar).

Hanya 1 Rekening Anda Sudah Bisa Bermain Semua Game yang ada DI MGMCASH88
Ini adalah list game yang ada di MGMcash88 :

- SBOBET BOLA
- SBOBET CASINO
- ION CASINO
- MAXBET
- TANGKAS 365
- 368bet
- SABUNG AYAM
- CBO855
Tersedia Game Baru kami Fish Hunter ( Tembak Ikan )

PROMO BANDAR ONLINE MGMCASH88 :
-Bonus Depo Bola 50%
-Bonus Cashback Bola 5% - 10%
-Bonus Depo Casino 3%
-Bonus Cashback Casino 5%
-Bonus Rollingan Casino 0.7%
-Bonus Depo Tangkas 5%
-Bonus Referal Bola 3% MenangKalah teman
-Bonus Referal Casino 1% MenangKalah teman

Costumer Service 24 Jam Online :
Pin BBM : 7B2Ec260

Whatsapp atau nomor sms :
+66615620266
YM : mgmcash88

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • pinterest
  • google+
  • instagram
  • bloglovin

Labels

Sponsor

Blog Archive

  • November 2018 (4)
  • Oktober 2018 (18)
  • September 2018 (52)
  • Agustus 2018 (155)
  • Juli 2018 (133)
  • Juni 2018 (150)
  • Mei 2018 (150)
  • April 2018 (110)
  • Maret 2018 (16)
  • Februari 2018 (30)
  • Desember 2017 (26)
  • November 2017 (47)
  • Oktober 2017 (3)
  • Agustus 2017 (9)
  • Juli 2017 (17)
  • Juni 2017 (8)
  • Mei 2017 (15)
  • April 2017 (29)
  • Maret 2017 (8)

Created with by BeautyTemplates | Distributed by Blogger