Gerilyawan komunis Filipina kini dianggap teroris

by - Desember 05, 2017


Berita Akurat - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, sepertinya memang tidak berniat berdamai dengan Partai Komunis Filipina (PKF) dan kelompok bersenjatanya, Tentara Rakyat baru. Kini, Duterte menganggap PKF dan sayap militernya sebagai teroris.

Menurut juru bicara kepresidenan Filipina, Harry Roque, Duterte meneken pernyataan yang kalau PKF dan kelompok bersenjatanya adalah teroris. Dia mengatakan hal itu sebagai langkah awal sebelum menyatakan mereka sebagai organisasi terlarang, seperti dilansir dari laman Associated Press, Selasa (5/12).

Jika deklarasi itu diajukan dan disetujui pengadilan, maka gerilyawan komunis Filipina bakal bernasib sama dengan kelompok Abu Sayyaf. Militan Abu Sayyaf masuk dalam daftar hitam teroris Filipina sejak dua tahun lalu, dan diperangi dengan dasar undang-undang antiteror.

Sikap keras Duterte terhadap gerilyawan komunis sama saja menutup pintu perundingan perdamaian, dan memperpanjang konflik bersenjata sudah berjalan puluhan tahun.

You May Also Like

0 komentar