Ikan di KJA Jatiluhur Purwakarta mati massal diduga akibat cuaca ekstrem
Berita Akurat - Cuaca buruk yang terjadi hampir sepekan terakhir ini dituding menjadi penyebab kematian ratusan ton ikan di Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta. Fenomena alam yang menyebabkan ikan mati ini sering disebut para petani KJA setempat dengan istilah Umbalan.
Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tidak adanya sinar matahari yang menyinari KJA. Sehingga air dari dasar waduk naik ke permukaan dengan membawa endapan yang terdiri dari lumpur dan sisa-sisa pakan ikan.
"Endapan lumpur dan pakan menjadi racun dan membuat ikan kekurangan oksigen. Sehingga ikan mabuk dan mati massal," kata Adi (43) salah satu petani KJA Jatiluhur, Sabtu (2/12).
Jenis ikan yang dibudidayakan di dua waduk ini sebagian besar adalah ikan mas dan nila. Ikan mati akibat umbalan ini didominasi ikan mas, sementara ikan nila, kata Adi, sampai saat ini masih bisa bertahan hidup.
"Namun jika kondisi cuaca buruk berlangsung lama, maka tidak menutup kemungkinan ikan nila juga terkena dampaknya," jelasnya.
Dengan fenomena tersebut dipastikan para pelaku usaha KJA akang mengalami kerugian besar. Kondisi itu biasanya juga disusul dengan anjloknya harga ikan.


0 komentar