Anwar Ibrahim sindir Najib: Pemimpin harus pikul amanah, bukan merampok!

by - Juli 04, 2018


1Ketua Koalisi Ketua Partai Keadilan Rakyat (PKR) Datuk Sri Anwar Ibrahim melakukan kunjungan ke Indonesia. Anwar sempat menyinggung soal sosok pemimpin yang dapat menjaga amanah dalam jabatannya.

"Pemimpin itu harus pikul amanah bukan menggunakan kuasa untuk merampok. Percuma memimpin negara dalam waktu lama namun akhirnya ditangkap," ujar Anwar Ibrahim di hadapan hadirin dalam forum.

Ia menjadi pembicara dalam Forum Kepemimpinan Global yang digelar Executive Center for Global Leadership (ECGL) bertajuk, 'Redefining Leadership Making a Difference' di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/7).

Anwar menyinggung soal mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak diciduk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia (MACC) pada Selasa (3/7) sore. Najib didakwa dengan tiga tuduhan pelanggaran kriminal dan satu tuduhan penyalahgunaan kekuasaan untuk menerima suap terkait kasus 1MDB.

Pelanggaran itu dilakukan Najib antara tahun 2011 sampai 2015. Setiap tuduhan masing-masing memiliki ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"1MDB itu saya yang pertama kali menyerang beliau di parlemen sejak tahun 2010-2011. Jadi segala kecurangan ini saya percaya beliau akan diberikan suatu proses hukum yang adil dan rakyat akan dapat menilai berdasarkan fakta. Ini suatu pembelajaran bagi pemimpin politik bahwa kuasa adalah amanah," ujar Anwar.

Ia sendiri mengaku memaafkan apa yang dilakukan Najib terhadapnya. Namun untuk skandal korupsi yang menjeratnya, ia menyerahkan sepenuhnya pada hukum

You May Also Like

0 komentar