Moeldoko: Kalau di rumah saya ada pembantu asing, saya bangga
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (purn.) TNI Moeldoko mengimbau masyarakat segera melapor, jika menemukan warga negara asing yang bekerja sebagai buruh kasar di Indonesia.
"Bahwa mungkin ada yang seperti itu (TKA kerja kasar), ini pelanggaran. Terhadap hal-hal ini, tolong siapapun yang menemukan, segera laporkan. Jangan hanya ngomong di media kanan kiri. Jelas sekali di Perpres No 20, jabatan-jabatan ini yang dibolehkan, jabatan yang kasar tidak boleh," kata Moeldoko kepada wartawan di balai prajurit Jenderal M Jusuf, Makassar, Rabu (25/4).
Secara pribadi, Moeldoko mengaku malah bangga jika WNA di Indonesia bekerja sebagai tenaga kasar.
"Kalau seandainya ada orang asing nyemir sepatu saya, saya bangga. Kalau di rumah saya ada pembantu asing, saya bangga. Kenapa mesti saya diributkan," tandasnya.
Pemerintah melalui Imigrasi hingga kini terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan WNA. Terkait masih adanya kasus tenaga kerja asing ilegal, Moeldoko membandingkan dengan kondisi di Amerika Serikat. Menurutnya, meski AS memberlakukan aturan ketat mengenai imigrasi, namun tetap saja muncul kasus imigran ilegal.
"Cara melihatnya jangan begitu sempit. Seolah-olah bangsa kita jadi penakut begitu. Maaf agak kasar ngomongnya saya. Jangan, kita enggak boleh takut hadapi situasi ini, karena kita hidup di situasi global. Yang penting ada adalah ketegasan," pungkas Moeldoko. [


0 komentar