Kunjungi pabrik rokok, Puti ajak pengusaha perhatikan kesejahteraan karyawan

by - April 28, 2018


Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno meluangkan waktu untuk menyapa ribuan karyawan perempuan ketika di Kabupaten Bojonegoro, Jum'at (27/4). Tidak tanggung-tanggung, dua pabrik rokrok Mitra Produksi Sigaret (MPS) di dua Kecamatan yaitu Padangan dan Kapas sekaligus dikunjungi.

Kehadiran pendamping Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) disambut baik pihak managemen. Bahkan, ribuan karyawan perempuan yang tengah sibuk bekerja itu rela meluangkan waktu untuk menyambut cucu Presiden pertama RI, Soekarno.

Seperti kunjungan tempat lain, Puti selalu menyapa dan berbaur dengan para pekerja. Ia pun juga bersabar meladeni permintaan karyawan untuk berfoto bergantian. Kehadiran Puti memang tidak asing lagi bagi karyawan dan pihak managemen pabrik rokok MPS itu.

"Mbak Puti cucunya Bung Karno, putrinya Pak Guntur (Guntur Soekarno). Beliau itu wakilnya Gus Ipul, bagi kami tidak asing lagi. Ini suatu kebanggan bagi kami Mbak Puti," kata Direktur MPS Kapas, Bojonegoro, Sriyadi Purnomo.

Sriyadi mengungkapkan, pihaknya mendoakan Gus Ipul dan Mbak Puti memenangi kontesasi Pilgub Jatim. "Kalau nanti menang kami tidak segan mengundang Mbak Puti ketika hari ulang tahun MPS Kapas untuk membuka acara jalan sehat bareng ribuan karyawan," harapnya.

Bukan hanya mendoakan, ia menilai program yang diusung Gus Ipul dan Mbak Puti berpihak kepada petani tembakau dan para pekerja pabri rokok. "Kami menilai beliau yang bisa melindungi para petani tembakau, pekerja SKT dan kebijakan programnya berpihak kepada kami," ungkapnya.

Kehadiran Puti yang didampingi Cawabup Bojonegoro nomor 3, Budi Irawan (pasangan Ana Muawanah) di dua tempat pabrik rokok MPS mengaku bersyukur bisa bersilaturohim dan menyapa langsung karyawan.

Ia pun berjanji memperhatikan apa yang menjadi masukkan para petani, pekerja dan pengusaha tembakau karena menjaga eksistensi pabrik rokok yang merupakan perusahaan padat karya. Bukan hanya itu, Puti juga berpesan agar tidak perlu khawatir industri kretek akan punah.

"Kita punya UU Cagar budaya industri rokok kretek sebagai warisan budaya Indonesia. Jadi tidak bisa sewenang-wenang melakukan penutupan. Ini saya ikut membahas waktu menjabat DPR RI dulu," ungkapnya. Selain itu, Puti juga ajak pabrik untuk memberikan hak para pekerjanya seperti jaminan kesehatan, dana pensiun dan cuti hamil.

You May Also Like

0 komentar