Program gratis NH-Aziz dikritik, Jubir: Kok profesor nalisanya dangkal

by - Maret 15, 2018


Calon gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar baru-baru ini dikritik oleh pesaingnya, Nurdin Abdullah. NH-Aziz disebut memanjakan masyarakat karena menawarkan terlalu banyak program gratis.

Juru bicara pasangan NH-Aziz, Risman Pasigai pun angkat bicara soal ucapan tersebut. Dia menyesalkan kritik disampaikan kandidat pesaing tanpa riset dan pendalaman.

Masa orang sekelas NA ngomong begitu. NA itu profesor, masa analisanya dangkal. Kalau analisa begitu, orang tidak harus jadi profesor," kata Risman di Makassar, Kamis (15/3).

Risman yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi Partai Golkar Sulsel ini mengatakan, semua program NH-Aziz sudah melalui kajian tim ahli sebelum dilempar ke publik. Termasuk berbagai layanan pemerintahan gratis.

Lagipula, kata dia, Nurdin Halid merupakan ekonom dan pengusaha. Dia pasti tahu bagaimana hitung-hitungan sebelum menawarkan programnya kepada calon pemilih dalam hal ini masyarakat Sulawesi Selatan.

"Tidak mungkin Pak Nurdin Halid mau merusak integritasnya sebagai seorang ekonom. Karena kekuatan analisa dan praktik ekonominya pula, Pak Nurdin Halid itu dipercaya memimpin koperasi Indonesia dan Asia," bebernya.

Menurut Risman, pemerintah adalah pelayan bagi masyarakatnya, sehingga sudah sepatutnya pemerintah memberikan apa yang menjadi hak rakyatnya bahkan gratis sekalipun. Sebab sudah diperhitungkan bahwa anggaran yang ada mampu membiayai.

Jika dipercaya menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel, NH-Aziz bukan hanya akan mengandalkan APBD Sulsel saja, tetapi pasangan ini diyakini akan mampu meminta bantuan dari pusat.

"Apalagi, selama ini keduanya berkiprah secara nasional di pusat. Pak NH dan Pak Aziz salah satu keunggulannya adalah sejauh ini hanya satu-satunya pasangan yang berkiprah secara nasional dan punya jaringan kuat di pusat," katanya.

Di sektor pendidikan, NH-Aziz menawarkan program gratis untuk perlengkapan pendidikan bagi anak-anak sekolah. Adapun di sektor umum, dijanjikan layanan kesehatan gratis berbasis KTP serta bantuan pupuk dan kredit tanpa bunga bagi petani melalui Bumdes.

"Saya yakin calon lain pantas iri dengan program NH-Aziz karena semua sendi layanan sudah dicover, sementara mereka tidak ingin disebut menjiplak dan ikut-ikutan," kata Risman

You May Also Like

0 komentar